StartupTemukan peluang usaha terbaru di tahun 2018

4 Dampak Negatif Selfie yang Harus Anda Waspadai

“Selfie” nampaknya sudah menjadi tradisi baru yang lumrah dilakukan di masyarakat. Kegiatan yang berarti memotret diri oleh sendiri ini semakin populer di masyarakat setelah hadirnya berbagai media sosial.

Belum lagi, perkembangan teknologi gadget yang dilengkapi dengan fitur kamera beresolusi tinggi, semakin memanjakan anda yang memiliki hobi selfie.

Secara psikologis, foto selfie merupakan cara dimana masyarakat mengekspresikan dirinya melalui sebuah foto. Selain itu, selfie juga merupakan sarana orang untuk mendapatkan apresiasi dari orang lain.

Maka tak heran jika anda yang biasa berfoto selfie sudah barang pasti akan mengunggahnya ke media sosial, sekedar untuk mendapat like, share atau comment dari warga net.

Sebetulnya, foto selfie merupakan hal yang wajar-wajar saja, selama tidak dilakukan secara berlebihan. Namun sebaliknya, terlalu sering selfie dapat menimbulkan dampak negatif selfie itu sendiri bagi pelaku maupun lingkungannya.

Dampak Negatif Selfie Bagi Kesehatan

Selfie yang dilakukan tanpa kontrol ternyata dapat berakibat buruk pada kesehatan. Sebuah peniitian membuktikan bahwa terlalu sering berhadapan dengan kamera dapat menurunkan daya ingat.

Kondisi ini diakibatkan karena efek radiasi yang timbul dari gadget, terutama smartphone dan tablet. Radiasi ini biasanya menimbulkan efek pusing dan pening di kepala, yang jika dibiarkan terus-menerus dapat menimbulkan kepikunan.

Jadi Narsis Akibat Selfie Berlebihan

Percaya diri itu penting, tapi tidak juga harus jadi pribadi yang narsis. Para selfie mania (orang yang kecanduan selfie) cenderung memiliki kepribadian over confident dan rasa bangga yang berlebihan pada dirinya. Hal ini dapat dilihat dari cara mereka mengekspresikan diri dalam foto-fotonya.

Mereka selalu merasa gatal untuk tidak menyentuh kamera dan melakukan selfie, tak peduli dimana dan sedang apa. Semua aktivitas, mulai bangun hingga tidur lagi, selalu dipotret dan dishare ke media sosial.

Stres Akibat Sering Selfie

Selfie pada umumnya dilakukan untuk menghibur diri, namun pada kenyataannya banyak orang yang stres akibat efek negatif selfie. Orang yang sudah terbiasa selfie biasanya selalu ingin tampil sempurna. Maka tak heran mereka pergi ke tempat yang jauh, dengan modal besar dan resiko yang tinggi, hanya untuk mendapatkan beberapa jepretan foto saja.

Selain itu, selfie mania, khususnya kaum hawa, juga selalu mendandani dirinya supaya selalu tampil oke. Maka, berbagai jenis makup pun menjadi pilihannya, tak peduli berapun harganya yang penting tampil sempurna.

Kondisi ini mungin bukan masalah bagi mereka yang selalu mampu secara finansial, numun naas bagi mereka yang hobinya selfie tapi tak selalu didukung kondisi finansial yang stabil. Alih-alih membahagian diri dengan selfie, malah stres yang diderita. Ibarat pepatah mengatakan “maksud hati memeluk gunung apa daya tangan tak sampai”.

Efek Selfie Berlebihan Menggangu Orang Lain

Salah satu dampak negatif selfie bagi lingkungan sosial yaitu seringkali membuat tidak nyaman orang di sekitarnya. Sadar atau tidak, terkadang sebagian orang merasa terganggu dengan kehadiran selfie mania. Bagaiman tidak, orang yang terlanjur kecanduan selfie terkadang lupa waktu dan tempat. Bayangkan saja, orang sedang serius rapat dia malah selfie. Teman lagi dapat musibah-misalnya kecelakaan-dia sempat-sempatnya selfie.

Selfie tidak baik menurut pandangan Agama

Meskipun dalil agama tentang selfie masih diperdebatkan, namun sebenarnya kita dapat menilainya dari sisi tujuan dan kemanfaatan selfie itu sendiri. Jika melakukan selfie hanya sekedar ingin memamerkan diri dan dipuji orang, khawatir perbuatan ini tergolong ‘riya’.

Bagi anda yang hobi selfie, baiknya lakukan saja secara wajar saja, jangan sampai berakibat buruk bagi diri maupun lingkungan. Jadikan selfie hanya sekedar hiburan dikala penat. Dan yang paling penting, tidak semua foto anda harus dishare di media sosial. Jika anda ingin melakukannya, tanyakan pada didri anda, kenapa sya harus melakukanny, dan apa manfaatnya?

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *